Organisasi

Perdana di Politeknik Telkom Debat Bupati Kab.Bandung 2010/2015

Berawal dari kebiasaan menonton televisi yang berbau politik. Saya mencoba membuat sebuah terobosan baru terhadap organisasi yang baru berdiri satu tahun sejak saya terpilih menjadi Menteri Luar Negeri. Mencoba berinovasi dengan kegiatan yang mungkin baru di kampus baru ini. Bersama rekan-rekan kementerian luar negeri lainnya. Kami menggarap sebuah program kerja yang dapat memberikan warna baru di Politeknik Telkom

Tidak lama lagi, akan diadakan sebuah pesta demokrasi yang dikenal dengan pemilihan umum. Untuk kali ini akan dicari seorang Bupati dan Wakil Bupati untuk memimpin kabupaten bandung selama 5 tahun mendatang. Hal ini kami jadikan sebuah momentum untuk melaksanakan dialog yang bertujuan untuk lebih mengenal siapa calonnya dan apa yang dibawanya.

Awalnya program itu berjalan mulus namun, setelah mulai pengerjaan dan perencanaan ada beberapa hal yang menjadi kendala sehingga terjadi proses tarik ulur terhadap waktu.

1. Rencananya kegiatan ini diadakan oleh BEM POLITEKNIK TELKOM serta BEM KBM IT TELKOM. Namun beriringnya jalan tidak ditemukan sebuah kesepakatan antar dua organisasi besar di Yayasan Pendidikan Telkom ini. Sehingga saya memutuskan untuk menggarap kegiatan ini hanya diinternal BEM KBM Politeknik Telkom.

2. Sulitnya mendata orang-orang yang mencalonkan sebagai kandidat. Kami harus pulang balik dayeuhkolot-kopo untuk mendapatkan data yang benar-benar terjamin. Oleh karena itu kami mendatangi KPU Kab.Bandung yang berada dikawasan Perumahan Indah Kopo. Disini saya belajar bagaimana bertemu dengan birokrat-birokrat.

3. Kondisi lapangan yang tidak sesuai dengan keinginan. Saat data-data sudah ditemukan. Kami tidak dapat berkomunikasi baik dengan kandidat karena yang didapatkan hanya data-data timsukses sehingga untuk mengundang saja kami harus mengerahkan seluruh anggota kementerian.

4. Tempat yang saat itu tidak diizinkan. Hal ini dilihat dari permasalahan yang sering terjadi saat-saat pemilu berlangsung. Namun saya masih ingat bahwa pada saat itu orang yang paling bijaksana adalah pak indra. sebagai direktur II yang membawahi bidang sarana dan pra saran beliau sangat terbuka untuk ikut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini. ketimbang direktur-direktur lain. Semoga saja beliau selalu diberkahi oleh ALLAH SWT mengingat beliau sudah tidak bekerja lagi di Politeknik Telkom ini.

5. Tidak semua kandidat hadir. Dari 8 orang yang kami undang hanya 2 orang yang dapat hadir selainnya berhalangan . Hal ini sedikit membuat kecewa panitia yang sudah berusaha dengan maksimal. Namun, ALLAH SWT berkata lain, yang jelas kami sudah berusaha dengan maksimal.

Foto Bersama Pentupan Acara

Dan saat itu hadir pula dari TIM IT TOUCH yang merupakan salah satu buletin resmi Politeknik Telkom. Salah satu wartawan nya sempat mewawancarai saya dan ini hasilnya :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s